Bersyukurlah Maka Nikmatmu Akan Bertambah (Tidak Pake Insya Allah!)

Allah SWT menciptakan banyak perbedaan. Ada siang ada malam. Ada bahagia ada sedih. Ada kaya ada miskin. Semua itu merupakan sunnatullah. Ketentuan Allah. Yang pasti akan terjadi dan ada dalam kehidupan kita. Sebagian orang, Allah anugrahkan dengan kelimpahan harta. Tetapi ada juga yang kemudian Allah uji dengan sempitnya rejeki. Ada orang yang Allah mudahkan dalam mencapai kesuksesan. Tetapi tidak sedikit orang yang harus jatuh bangun, merangkak untuk menggapai dan meraih kesuksesan. Itulah jalan hidup. Dan setiap kita jalan hidupnya berbeda.

Pertanyaannya, bagaimana kondisi Anda sekarang? Pada posisi yang sedang berkelimpahan atau kurang berkelimpahan (sebetulnya saya mau bilang kekurangan atau miskin. Biar enak di denger aja hehehe).  Kalau Anda sedang berkelimpahan,  Anda sesungguhnya sedang diuji apakah harta yang Anda dapatkan, Anda pergunakan untuk menambah tabungan kebaikan Anda. Ataukah sebaliknya. Tidak memberikan memberikan manfaat sedikitpun untuk orang lain atau lingkungan Anda. Kalau seperti itu maka berhati-hatilah. Karena Allah sangat mudah untuk mengambil kembali harta yang diberikan kepada Anda. Karena harta itu adalah amanah. Titipan. Kalau yang punya mau mengambil lagi, Anda tidak berhak dan tidak bisa menahan.

Kalau Anda sedang dalam posisi kekurangan maka tidak perlu bersedih. Tidak perlu galau. Apalagi kemudian ngomel-ngomel kepada Allah dan berburuk sangka. Karena boleh jadi Allah sedang menguji Anda.  Allah ingin menaikkan derajat kemuliaan Anda menjadi lebih baik. Allah ingin Anda menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya.  (Masak naik tingkat ga ada ujiannya. Lulus dari SD ke SMP saja harus ikut ujian. Ya kan?)

So, apa yang harus kita lakukan ketika dua kondisi tersebut kita alami? Tidak ada kata lain selain bersyukur atas apa yang kita milki. Bersyukur atas apa yang kita terima. Bersyukur atas apa yang Allah berikan kepada kita. Yakinlah itu yang terbaik buat kita.  Ketika itu kita lakukan maka nikmat Anda akan senantiasa bertambah. Kata Mas Ippho, pakar otak kanan itu lho, ga pake insya Allah! Lho kok, ga pake insya Allah? Ya, karena yang berjanji bukan saya. Yang berjanji bukan Anda. Tetapi Allah sendiri yang berjanji.  Apabila kamu bersyukur pasti akan Aku tambah (nikmatmu) (QS:14:7). Kalau Allah yang berjanji tentu tidak perlu pake insya Allah karena Allah Maha Berkehendak.  Allah Maha berkuasa atas segala sesuatu. Bagaimana ? Sudah lebih tenang sekarang? Ok, saya yakin Anda sudah lebih tenang dan siap menjalani hidup Anda dengan semangat. ***

Salam Sukses,

M. Furqon Zahidi Motivator Edukasi

ikuti saya di twitter@mfurqonzahidi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s