Ayah Bunda, Anak kita adalah Amanah

Ayah Bunda, setiap kita tentu amat sangat berbahagia ketika dikarunia putra atau putri. Apalagi kalau proses penantian yang dilakukan cukup panjang. Tentu kehadiran si kecil menjadi semacam oase di padang pasir. Menjadi kegembiraan yang tidak terkira. Melepas kerinduan yang membuncah akan suara tangis si kecil. Setiap pasangan suami istri di manapun pasti akan merasakan kebahagiaan manakala Allah takdirkan untuk dapat momongan.

Lihatlah bagaimana Nabi zakariya-walaupun beliau sudah sepuh-sangat berharap mendapatkan momongan. Ketika Allah kabarkan bahwa ia akan mendapatkan seorang anak, Nabi Zakariya gembira bukan kepalang. Meskipun ia masih ragu apakah memang bisa. Sementara ia dan istrinya sudah sangat tua dan juga mandul. Tetapi Allah berkehendak lain. Kun fayakun. Jadilah! maka jadilah ia.

Pertanyaannya, setelah mendapatkan anak yang kita inginkan, apa yang harus kita lakukan?

Untuk menjawab pertanyaan ini, yuk simak pesan yang Allah sampaikan dalam Al-Quran. “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS:66:6)

Ayah Bunda, pesan untuk menjaga keluarga sangat jelas dalam ayat tersebut. Pesannya juga jelas bahwa kita diminta oleh Allah untuk menjaga keluarga kita agar tidak tergelincir ke dalam jurang kemaksiatan. Jurang yang akan membawa mereka kepada panasnya api neraka. Na’udzubillah min dzalik. Ini adalah amanah yang Allah berikan kepada kita. Jadi Keluarga kita adalah amanah. Anak kita juga adalah amanah.

Apa yang akan kita jawab ketika nanti ditanya oleh Allah SWT : “Apa yang sudah kamu lakukan untuk menjaga anakmu. Kenapa ia tidak mengenal Aku?” Apa yang akan kita jawab kalau selama ini kita tidak memperhatikan anak-anak kita. Kita biarkan anak-anak kita asing dengan Tuhannya. Kita biarkan anak-anak kita tidak pernah mengenal Nabinya. Kita biarkan anak-anak kita gagap ketika harus membaca kitab sucinya.

Yuk kita jaga mereka. Salah satunya berikan mereka pendidikan terbaik. Kita berikan mereka sekolah terbaik. Sekolah yang mendukung tumbuh kembangnya fitrah mereka. Sekolah yang bisa mengenalkan mereka  lebih dekat dengan Tuhannya. Dengan Nabinya. Dengan Kitab sucinya. Dengan nilai-nilai Islam yang luhur. Sekolah yang akan membantu kita menjaga anak-anak kita dari panasnya apa neraka. Karena mereka, anak-anak kita, adalah amanah.***

Salam Sukses Mulia

M. Furqon Zahidi  Motivator Edukasi

twitter @mfurqonzahidi

IG @mfurqonzahidi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s